Friday, December 7, 2012

Kalah Adu Penalti, PSMS Gagal Juara

PSMS ISL (Nina Rialita/GOAL.com)
Nina Rialita

LIPUTAN NINA RIALITA DARI MEDAN
Skuat PSMS Medan Divisi Utama PT Liga gagal meraih gelar juara turnamen mini Piala Bupati Aceh Timur 2012. Ini setelah, skuat besutan Suimin Diharja ini kalah dalam adu penalti 7-6 di partai final melawan tuan rumah Persidi yang berlangsung Jumat (7/12) sore, di Stadion Mon IX Sikeurung.

Dalam pertandingan ini, PSMS sempat unggul terlebih dahulu pada menit ke-15 lewat gol Afan Lubis. Kemudian disamakan pada babak kedua oleh pemain Persidi. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal 2 x 45 menit. Pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti.

Asisten pelatih PSMS Choli Misrun yang dihubungi GOAL.com Indonesia dari Medan menjelaskan, pertandingan berjalan baik. PSMS, menurutnya, bisa mengimbagi permainan, bahkan gol lainnya tercipta melalui proses tendangan bebas dan Afan Lubis menyambut dengan gol namun dianulir lantaran dianggap off-side.

"PSMS bermain baik, hanya wasitnya saja enggak baik. Gol balasan tim lawan melalui penalti, disebut pemain kita handball, padahal menurut kita enggak ada terjadi handball. Tapi, ya namanya pertandingan ada menang ada kalah, kami enggak permasalahkan. Menang bukan hal yang utama bagi kami di turnamen ini," ujarnya.

PSMS, lanjutnya, sudah memberikan yang terbaik, termasuk dalam delapan penalti yang tiga di antaranya gagal. Tendangan adu penalti dibagi dua tahap. Pertama lima penendang, Afan Lubis, Safrizal Irvandi dan Hardiantono berhasil berbuah gol. Dua lagi, oleh Affandi dan Agung Prasetyo tidak gol. Hal yang sama dengan tuan rumah, sehingga kedudukan adu penalti 3-3 dan dilanjutkan adu penalti kedua.

Kemudian adu penalti tahap dua, dari tiga penendang PSMS, satu gagal. Penendang dari Persidi, ketiganya gol. Satu tendangan yang gagal dari PSMS adalah dari Herman Batak, sedangkan M Irfan dan Andre Sitepu berhasil gol.

Choli mengungkapkan, timnya bermain baik, termasuk para pemain muda yang diturunkan sejak menit awal. Seperti, Agung Prasetyo, Hardiantono, Andre Sitepu, Aidun Sastra Utami dan Rico Simanjuntak. Dan beberapa lainnya di babak kedua, M Irfan.

"Seperti yang kami targetkan dari awal, PSMS datang punya misi khusus selain memenangkan turnamen ini. Kami ingin pemain muda bisa memiliki jam terbang lebih banyak, mental lebih baik. Dan mampu menjalankan skema permainan," ungkapnya.

"Kami senang bisa berlaga di partai puncak, anak-anak juga bermain lumayan bagus. Tinggal pemantapan soal siapa saja yang bakal jadi starting line-up di kompetisi resmi. Itu akan kami fokuskan di Medan. Karena, Senin sudah kembali latihan rutin," tuturnya.

Tim, lanjut Choli, balik ke Medan, Jum'at (7/12) pukul 21.00 WIB.

PSMS Imbang Lawan Atjeh FC

Sementara itu, masih dari PSMS Divisi Utama PT Liga, dalam laga uji coba lawan Atjeh FC berakhir imbang 1-1 di Stadion TD Pardede, Binjai, Jumat (7/12) sore.

PSMS sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Sakir Sulaiman hingga akhirnya menyamakan kedudukan lewat Tri Hardiansyah.

Pertandingan terpaksa tidak berjalan normal 2 x 45 menit. Babak pertama berlangsung 40 menit, dan babak kedua hanya 15 menit. Ini terjadi lantaran, miskomunikasi perihal transportasi tim antarkedua ofisial yang menyebabkan tim PSMS Medan terlambat sampai tujuan. Skuat Ayam Kinantan, julukan PSMS, tiba pukul 17.00 WIB.

Pelatih Kepala Atjeh FC Effendi HT mengatakan, ini merupakan uji coba kedua timnya di Medan, sebelumnya melawan Gumarang FC dengan kemenangan 3-1 di lokasi yang sama.

Atjeh FC, lanjutnya, merupakan tim yang dipersiapkan untuk turnamen sepakbola Piala Gubernur Aceh pada 15 Desember mendatang di Stadion Harapan Bangsa. Skuat Atjeh FC merupakan gabungan beberapa klub di Aceh, seperti Persiraja, PSAP, PSSB dan lainnya.

"Juga pemain dari beberapa daerah seperti Langsa, Banda Aceh. Nanti termasuk akan ada Ismed Sofyan [pemain Persija] yang akan datang tiga hari sebelum hari H. Kemungkinan juga akan ada Bambang Pamungkas [striker Persija]," ujarnya.

Pria yang juga menjabat sebagai asisten pelatih Persiraja di IPL ini menambahkan, turnamen Piala Gubernur Aceh akan diikuti dua klub dari Malaysia (Kelantan FC dan Selangor FC), klub dari Brunai Darussalam, Semen Padang, Makassar United, dan enam klub di Aceh.

Untuk itulah, lanjut mantan pemain Harimau Tapanuli ini, pihaknya ingin mempersiapkan tim dengan baik. Sayangnya, lawan uji coba dengan PSMS membuat timnya kecewa.

"Dari uji coba ini [lawan PSMS], kami belum dapatkan yang kami mau. Karena faktor nonteknis [PSMS telat datang, padahal kami sudah habis biaya di sini]. Kami sudah pemanasan, mereka [PSMS] datang jam lima. Uji coba ini tidak berarti, saya kecewa. Padahal, saya mau ini jadi bekal kami di Gubernur Cup," ungkapnya.

"Saya sudah komunikasi dengan Coli Misrun [asisten pelatih] katanya sudah oke. Tahunya begini telat," bebernya.

Asisten pelatih PSMS Suharto AD yang mendampingi tim lawan Atjeh FC menjelaskan, terjadi miskomunikasi.

"Intinya bukan hanya mereka [Atjeh FC] yang kecewa, kami juga. Anak-anak belum pemanasan langsung tanding. Kami ingin transportasi pulang pergi anak-anak dihandle mereka itu saja, enggak ada minta yang lain. Karena kalau naik sepeda motor dari mess ke lokasi yang lumayan jauh kan kasihan anak-anak. Mereka semua tanggung jawab pelatih, kalau terjadi apa-apa di jalan. Katanya sudah oke, tapi pas mau berangkat rupanya belum. Makanya lama sampai, menunggu semua beres. Jadi sama-sama kecewa," pungkasnya. (gk-38)



Via: Kalah Adu Penalti, PSMS Gagal Juara

Lolos Otomatis, Kubu Persibo Gembira

Selebrasi Juara Piala Indonesia 2012 - Persibo Bojonegoro (GOAL.com/Antara)
Antara

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI BOJONEGORO
Usai diumumkan bakal langsung bermain di putaran grup babak penyisihan AFC Cup 2013, membuat jajaran pengurus dan manajemen Persibo Bojonegoro gembira. Hal itu dikarenakan sebelumnya kubu tim berjuluk Laskar Angling Dharma tersebut memprediksi, bakal lebih dulu menjalani laga play-off.

"Alhamdulillah, ini sebuah hal fantastis, karena Persibo langsung masuk ke babak utama. Kami akan main home tiga kali dan away tiga kali, pada babak penyisihan AFC Cup mendatang," ungkap CEO Persibo Bojonegoro Ferry Kodrat kepada GOAL.com Indonesia.

Ya, sesuai dengan drawing yang dilaksanakan di Kuala Lumpur, Malaysia. Persibo akan tergabung di Grup F bersama dengan wakil Myanmar Yangon United, tim asal Hongkong Sunray Cave JC Sun Hei, dan New Radiant Sports Club dari Maladewa. Pertandingan fase grup sendiri akan digeber mulai 5 dan 6 Maret 2013.

Untuk jadwalnya [babak penyisihan grup] menyusul, masih menunggu selesainya hasil pertandingan play-off yang belum rampung. Meski begitu, kami harus mencari home base alternatif, karena Stadion Letjen H Soemantri Bojonegoro belum mendapat rekomendasi dari AFC, terangnya.

Hal itu dikarenakan, saat ini di Bojonegoro belum ada hotel bintang lima untuk tempat menginap tim lawan, sebagaimana ketentuan yang ditetapkan AFC. Karenanya, Persibo kemungkinan bakal mengalihkan laga kandang ke kota Surabaya atau Solo.

"Kemungkinan besar ke Solo, karena kalau ke Surabaya takut terjadi apa-apa dengan suporter kita. Soalnya, kalau ke Surabaya kan pasti melewati Lamongan," sahut local media officer (LMO) Persibo Bojonegoro Imam Nurcahyo.

Suporter Persibo yang berjuluk Boromania, memang dikenal kurang memiliki hubungan yang harmonis dengan para pendukung Persela Lamongan alias LA Mania. Padahal, dua kota ini sendiri bertetangga.

Munculnya Persibo di babak utama penyisihan grup langsung, setelah Australia memutuskan tidak berpartisipasi di ajang AFC Cup musim ini. Sementara Indonesia, hanya kebagian jatah AFC Cup dan tidak ada satu pun klub yang bertanding di Liga Champion Asia (LCA). Itu dikarenakan, skor yang dimiliki Indonesia masih sangat rendah, sehingga belum memadai untuk ambil bagian di LCA musim ini.

Persibo sendiri bergerak cepat begitu dipastikan berhak tampil di AFC Cup musim ini. Tim juara Piala Indonesia 2012 ini sudah melakukan seleksi pemain lokal, dan kemungkinan dalam waktu dekat akan segera membentuk kerangka tim, termasuk mendatangkan para legiun asing.

Seleksi pemain menjadi langkah utama, tujuh pemain inti Persibo memilih pindah ke klub lain. Mereka adalah M Nur Iskandar, Jajang Paliama, Aang Suparman, Novan Setya Sasongko, Dian Irawan, dan kiper Fauzi Toldo. Sementara satu nama terakhir yang menyusul hengkang ialah Samsul Arif, yang memilih berlabuh ke Persela.

"Sebenarnya, seleksi pemain dan penentuan kerangka tim bukan hanya menyangkut AFC Cup saja. Melainkan juga sebagai persiapan kompetisi (Indonesia Primer League) musim depan, yang kick off-nya sudah diputuskan pada 9 Februari 2013," pungkas Imam. (gk-43)

Pembagian Grup AFC Cup Wakil Indonesia:

Grup F
Persibo Bojonegoro (Indonesia)
Yangon United (Myanmar)
Sunray Cave JC Sun Hei (Hongkong)
New Radiant Sports Club (Maladewa)

Grup E
Semen Padang (Indonesia)
Kitche (Hongkong)
Singapore Armed Force (Singapura)
Churcil Broter (India)



Via: Lolos Otomatis, Kubu Persibo Gembira

Rebut Tiga Posisi Start Terdepan, Tim Yamaha Indonesia Jaga Kans Juara


detikSport/Doni Wahyudi

Manila - Tim Yamaha Indonesia tampil impresif di kualifikasi ASEAN Cup Race 2012 kelas (MT-Jupiter MX 135) dengan menempatkan tiga pebalap di posisi terdepan. Peluang meraih kembali gelar juara pun dianggap terbuka lebar.

Dalam sesi kualifikasi yang dilangsungkan di SM City, Santa Rosa Laguna, Manila, Jumat (7/12/2012), tim Yamaha Indonesia mendominasi di kelas manual. Bukan cuma meraih pole melalui pebalapnya Agus Setyawan, Indonesia malah memborong tiga posisi start terdepan setelah menempatkan Yoga Adi Pratama di urutan dua dan Tamy Pranata di posisi tiga.

Hasil tersebut diakui Manajer Motorsport Yamaha Indonesia, Supriyanto, sesuai dengan apa yang diharapkan sejak awal. Dalam keterangannya pada wartawan, dia menyebut kalau tim Yamaha Indonesia punya harapan besar membawa pulang kembali gelar juara.

"Hasil ini sesuai harapan awal. Selanjutnya soal strategi akan dibicarakan dengan tim malam ini," sahut Supriyatno usai kualifikasi. "Harapannya bagus," lanjut dia kemudian.

Jika di kelas manual Indonesia bisa merebut tiga posisi terdepan, tidak demikian pada kelas matic (AT- Xeon 125) karena pole position jatuh ke tangan Thailand. Namun begitu, Supriyatno menyebut kalau peluang menempatkan pebalap sebagai pemenang di kelas ini masih terbuka sangat lebar.

Pada kelas matic ini ada dua pebalap Indonesia di grid terdepan yakni Herman Baharuddin Yusuf yang dapat posisi start dua dan Toni Rahmawan di posisi tiga. Kondisi tersebut, ditambah dengan keberadaan Sulung Giwa Ajoba Husna (5) dan Janoear Adhetiro Saputra (7) membuat peluang jadi juara juga msih terbuka.

"Di matic lebih berat. Tapi kita akan diskusikan lagi nanti. Ini terkait rider masing-masing. Insya Allah masih bisa. Di matic (posisi) satu sampai tiga masih bisa. Empatnya mungkin lepas. Tapi kalau lihat hasil tadi masih lumayan. Nanti malam kita akan diskusi," lanjut Supriyatno.

Balapan utama ASEAN Cup Race akan digelar Sabtu (8/12/2012) besok di tempat yang sama. Poin yang didapat masing-masing pebalap dari satu negara nantinya akan dijumlahkan, dan negara pemilik nilai terbanyak akan jadi juaranya.

Dari delapan penyelenggaraan ASEAN Cup Race, Indonesia sudah jadi juara lima kali, termasuk di dua edisi terakhir. Sementara tiga gelar lainnya jadi milik Thailand.



Via: Rebut Tiga Posisi Start Terdepan, Tim Yamaha Indonesia Jaga Kans Juara

Thursday, December 6, 2012

Barito Putra Masih Butuh Tambahan Pemain

Yongki Ariwibowo - Barito Putra
GOAL.com/Antara

LIPUTAN SLAMET RIYANTO DARI SAMARINDA
Barito Putra hanya mampu meraih satu poin dari tiga laga yang dijalani pada penyisihan Grup D Inter Island Cup (IIC) 2012. Raihan satu poin Barito Putra didapat setelah bermain imbang dengan Persiba Balikpapan pada Minggu (2/12), sementara di dua laga lainnya kala menghadapi Persisam Putra (selasa 4/12) dan Mitra Kukar (kamis 6/12), tim berjuluk laskar Antasari ini menelan kekalahan.

Dengan raihan satu poin itu, Barito Putra terpuruk di dasar klasemen Grup D. Hasil tersebut cukup mengecewakan bagi pelatih Barito Putra Salahuddin, tetapi dia tetap bersyukur timnya mengetahui kelemahan sendiri sebelum kompetisi Indonesia Super League digulirkan.

Salahuddin menyebut perlu bagi timnya untuk menambah pemain di beberapa pos penting, terutama di posisi striker, gelandang bertahan, dan winger kiri yang ia nilai menjadi titik lemah Barito selama turnamen berlangsung.

"Kita masih perlu melakukan penambahan pemain di depan belakang dan sayap kiri. Turnamen ini sangat memberi banyak pelajaran bagi kita," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Barito Putera lolos ke ISL musim depan setelah menjadi juara Divisi Utama dengan mengalahkan Persepam Pamekasan. (gk-47)


Via: Barito Putra Masih Butuh Tambahan Pemain

Menko Kesra Jadi Pejabat Sementara Menpora


Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) belum menunjuk pejabat Menpora baru sebagai pengganti Andi Mallarangeng. Untuk sementara, tugas-tugas Menpora akan diambil alih oleh Menko Kesra Agung Laksono.

"Sebelum saya mengangkat menteri pemuda dan olahraga yang definitif saya menugasi Menkokesra untuk menjalani tugas sebagai Menpora," ujar SBY saat jumpa pers di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (7/12/2012).

Dalam kesempatan yang sama, Presiden SBY juga memberi apresiasi tersendiri terhadap performa Andi Mallarangeng selama menjabat sebagai menpora, yang mana ia nilai cukup bagus.

"Selama menjadi Menpora, saudara Andi Mallarangeng telah mengemban tugas dengan baik. Tentu ada tantangan seperti yang dialami menteri lain, tapi juga ada hasil-hasil nyata yang dicapainya."

"Seperti direbutnya kembali (gelar juara umum) SEA Games setelah sekian lama kita tidak berhasil," katanya merujuk kepada prestasi Indonesia di SEA Games 2011 setelah tak lagi menjadi juara umum gelaran itu semenjak 1997.





Via: Menko Kesra Jadi Pejabat Sementara Menpora

Tidak Lolos, Gresik United Tetap Puas

Gresik United (GOAL.com/Hamzah Arfah)
Hamzah Arfah

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI GRESIK
Kemenangan Gresik United 2-1 atas Persepam Madura United (P-MU) di jam kedua turnamen Inter Island Cup (IIC) 2012, Rabu (5/12) kemarin, tak mampu membawa mereka lolos ke babak semi-final. Meski begitu, jajaran manajemen dan pelatih tim berjuluk Laskar Joko Samudro tersebut tetap puas dengan pencapaian tim.

Dua gol Gresik United diceploskan Gustavo Chena melalui tendangan bebas di menit ke-35, dan aksi Siswanto ketika babak kedua baru berjalan empat menit. Sedangkan satu-satunya gol Laskar Sape Kerap, julukan bagi Persepam, lahir lewat tendangan bebas Emile Betrand Mbamba menit ke-43.

Kami puas dengan raihan di turnamen pramusim kali ini [IIC 2012]. Kami akan menunggu laporan evaluasi dari pelatih, tentang progres tim ini sebelum turun di kompetisi yang sebenarnya [Indonesia Super League], ujar manajer Gresik United Thoriq Majiddanor, saat dikonfirmasi GOAL.com Indonesia.

Jiddan, sapaan akrab Thoriq Majiddanor merasa, ada perkembangan mental bertanding para pemain Gresik United, terutama saat bermain di luar kandang. Hal itu dikarenakan, selama mengikuti IIC 2012, Gresik United bermain di Stadion Siliwangi Bandung yang notabene merupakan kandang dari Persib Bandung.

Semoga dengan turnamen ini, kami mampu memperbaiki mental tim saat tampil di laga away. Karena pada musim lalu, kami kurang bagus ketika bermain di luar kandang, jelas Jiddan.

Sementara itu, saat dikonfirmasi secara terpisah, pelatih Gresik United Suharno juga puas dengan penampilan anak asuhnya di IIC kali ini. Tingkat kepuasan Suharno di dasarkan karena fisik pemainnya terus terjaga, dan juga bersyukur para pemainnya tidak ada yang mengalami cedera.

Kondisi lapangan benar-benar tidak layak. Kami selalu dapat giliran main kedua, padahal cuaca di sini tidak menentu [disebabkan guyuran hujan]. Beruntung tidak ada pemain yang cedera parah, ucap Suharno.

Mantan arsitek Arema musim lalu ini mengatakan, jika Agus Indra Kurniawan dkk mendapatkan pelajaran berharga selama turnamen pramusim kali ini. Meski secara keseluruhan, mereka gagal melangkah ke babak semi-final.

Secara hasil, saya rasa cukup. Karena begitu drawing diumumkan, berat untuk menggoyahkan Persib yang memiliki materi mentereng dan lebih diunggulkan. Namun, evaluasi juga tetap akan ada. Di antaranya, penambahan program fisik kepada pemain yang tidak ikut training centre (TC) di Malang. Seperti Ardan Aras, Rizky Novriansyah, Gery Setya dan Usman Sembiring, tutup pelatih kelahiran Klaten ini.

Ya, kemenangan Gresik United atas Persepam di laga pamungkas babak penyisihan Grup B IIC 2012 memang terasa hambar. Karena sebelumnya, Persib mampu menjungkalkan Persidafon Dafonsoro dengan skor 3-2. Dengan hasil itu, Persib berada di puncak klasemen dengan sembilan poin.

Sementara Gresik United harus puas sebagai runner-up dengan koleksi enam poin. Gresik United tidak lolos ke fase selanjutnya, dikarenakan setiap Grup di babak penyisihan hanya diambil para juara grup saja. (gk-43)


Via: Tidak Lolos, Gresik United Tetap Puas

Pebalap Thailand Dominasi Hari Pertama


detikSport/Doni Wahyudi

Manila - Pebalap-pebalap tim Thailand menyapu bersih dua sesi latihan bebas di dua kelas berbeda ASEAN Race Cup. Sementara tim Yamaha Indonesia terus memberi perlawanan sengit.

Pada sesi latihan pertama yang digelar di SM City, Santa Losa Laguna, Manila, Kamis (6/12/2012) siang waktu setempat, di kelas Manual (T135) Kannassoot Sitthisena berhasil menjadi yang tercepat dengan waktu terbaiknya satu menit 0,222 detik. Posisi dua ditempati pebalap Filipina Ernie Jr. Daguio dengan waktu satu menit 0,636 detik.

Menempati posisi tiga adalah pebalap dari tim Yamaha Indonesia Agus Setyawan. Catatan waktu terbaik Agus adalah satu menit 0,747 detik.

Masih di latihan bebas pertama, Thailand juga menempatkan pebalapnya di posisi terdepan pada kelas Matic (AL 125). Anupab Samoon menjadi yang tercepat setelah membukukan satu menit 3,607 detik. Posisi dua ditempati pebalap Thailand lainnya yakni Wattanapong Chompukan setelah mencatatkan satu menit 3,720 detik.

Herman Baharuddin Yusuf yang menjadi salah satu wakil Indonesia berada si posisi tiga dengan waktu terbaiknya satu menit 4,174 detik.

Dominasi Thailand juga terjadi di latihan bebas kedua, yang digelar pada sore hari. Pada Kelas Manual, Prawat Yannawut berhasil jadi yang tercepat setelah mengitari sirkuit dengan durasi 59,225 detik.

Tim Yamaha Indonesia berhasil menempatkan pebalapnya di posisi dua pada sesi ini atas nama Bieffe Agatha, Riko Pranata. Dia mencacatkan waktu 59,497 detik. Sementara posisi tiga kembali milik rider Thailand menyusul keberhasilan Kannassoot Sitthisena menorehkan waktu 59,571 detik.

Sedangkan di Kelas Matic, Anupab Samoon menyempurnakan sapu bersih Thailand setelah dia menjadi yang tercepat. Catatan terbaiknya ada di satu menit 1,365 detik.

Dua pebalap Indonesia menguntit ketat di urutan dua dan tiga. Berturut-turut ada Herman Baharuddin Yusuf (1 menit 1,696 detik) dan Janoear Adhetrio Saputra (1 menit 2,453 detik).

Jumat (7/12/2012) besok akan digelar sesi latihan bebas ketiga dan kualifikasi setelahnya. Sementara race dihelat Sabtu (8/12/2012.


Via: Pebalap Thailand Dominasi Hari Pertama