Tuesday, December 4, 2012

Button & Raikkonen Diprediksi Jadi Ancaman Besar di 2013


Getty Images/Clive Mason

London - Jenson Button dan Kimi Raikkonen diyakini akan menjadi penantang serius gelar juara dunia untuk musim balapan F1 2013 mendatang.

Button menjalani musim yang relatif tak memuaskan di tahun 2012, kendatipun membuka dengan kemenangan pada seri pertama. Pada akhirnya pebalap McLaren itu cuma finis di posisi lima klasemen sementara, terpaut 93 poin dari Sebastian Vettel yang jadi juara dunia.

Akan tetapi, hal itu tak mengurangi keyakinan mantan pebalap F1 Johnny Herbert terhadap Button--juara dunia 2009. Herbert, yang kini menjadi pengamat F1, menyebut Button bisa memimpin McLaren sepeninggal Lewis Hamilton dan menuai hasil oke.

"McLaren dan Jenson Button. (Ia akan) Memimpin tim dan saya pikir ia memiliki situasi bagus untuk bisa mengejar gelar juara dunia keduanya," kata Herbert kepada Sky Sports.

Bukan cuma nama Button yang disebut oleh pria Inggris Raya yang pernah membela panji Benetton, Tyrrell, Lotus, Ligier, Sauber, Stewart, Jaguar itu, karena ia juga menilai Raikkonen akan mampu meneruskan performa apiknya musim ini.

"Saya pikir (musim) ini sudah luar biasa buatnya. Comeback dia sudah benar-benar brilian."

"Ia melakukan comeback, (dan) ia amat sangat lapar (akan gelar juara). Kita sama-sama melihat aksinya memenangi balapan, dan ia memiliki potensi untuk menjadi ancaman besar musim depan," prediksi Herbert.

Setelah "beristirahat" sejak 2009 lalu, Raikkonen menjalani comeback di musim 2012 ini. Juara dunia 2007 itu finis di seluruh seri dan cuma sekali gagal menyelesaikan balapan di dalam zona poin, mencatatkan satu kemenangan disertai enam podium lain, dan akhirnya finis di posisi tiga klasemen akhir.




Via: Button & Raikkonen Diprediksi Jadi Ancaman Besar di 2013

Jadwal Televisi 5-7 Desember 2012

NEXMedia

Rabu (5/12)
02.45 Borussia Dortmund vs Manchester City

Kamis (6/12)
02.45 Manchester United vs CFR Cluj

Jumat (7/12)
01.00 Napoli vs PSV
03.05 Inter vs Nefti



SCTV

Rabu (5/12)
02.45 Real Madrid vs Ajax Amsterdam

Kamis (6/12)
02.45 Barcelona vs Benfica

Jumat (7/12)
01.00 Udinese vs Liverpool
03.05 Tottenham vs Panathinaikos




Via: Jadwal Televisi 5-7 Desember 2012

Monday, December 3, 2012

Blake Griffin 30 Poin, Clippers Bekuk Jazz


Getty Images/Melissa Majchrzak

Utah - Blake Griffin tampil bagus saat Los Angeles Clippers menghadapi Utah Jazz. Sumbangan 30 poin Griffin membuat Clippers menang tipis 105-104.

Dalam laga yang dihelat di EnergySolutions Arena, Selasa (4/12/2012) pagi WIB, Jazz tampil dominan dengan mencetak 31 poin dan Clippers cuma 19 poin. Masuk di kuarter kedua, Clippers bangkit dengan buat 32 poin berbanding 27 milik Jazz.

Tapi Jazz tetap menutup half time dengan keunggulan 58-51. Masuk di kuarter ketiga Jazz kembali mendominasi ketika mereka punya 25 poin, sementara Clippers cuma 22 poin.

Clippers kemudian menggila di kuarter terakhir dengan bikin 32 angka di mana Jamal Crawford buat dua kali free throw di penghujung laga yang membuat mereka berbalik unggul 105-104.

Crawford memang tampil sebagai penyelamat tim dengan 20 poin dan empat assist, tapi Griffin lah yang tampil sebagai top performer dengan 30 poin, 11 rebound dan satu assist.

Di kubu Jazz ada nama Mo Williams dengan 20 poin, satu rebound dan 12 assist. Ia ditopang Randy Foye dengan 19 poin, dua rebound dan dua assist.

Clippers (11-6) dengan kemenangan ke-11 musim ini ada di posisi keempat klasemen Wilayah Barat sementara Jazz di posisi ke-8 dengan rekor 9-10.

Hasil Pertandingan Lainnya

Portland 118 CHARLOTTE 112 (OT)
DETROIT 89 Cleveland 79
NEW ORLEANS 102 Milwaukee 81
DENVER 113 Toronto 110



Via: Blake Griffin 30 Poin, Clippers Bekuk Jazz

Amankan Laga IIC, Sriwijaya FC Siapkan 500 Personil Keamanan

Sriwijaya FC - Celebes Cup (GOAL.com/Antara)
GOAL.com/Antara

LIPUTAN HENSYI FITRIANSYAH DARI PALEMBANG
Untuk mengamankan dan menjaga pertandingan Inter Island Cup (IIC) 2012 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, 7-11 Desember, Sriwijaya FC menyiapkan 500 personil keamanan. Dengan jumlah pengamanan sebanyak ini pihak panitia berharap pertandingan bisa berjalan lancar dan sukses, tanpa hambatan sama sekali.

Sekum PT SOM, Faisal Mursyid mengatakan pihaknya sudah siap menggelar turnamen IIC. Untuk mengamankan pertandingan ini, sebanyak 500 personil keamanan, dari gabungan Polri, TNI, Pol PP dan pihak keamanan lainnya sudah siap menjaga pertandingan dari kerusuhan serta hal-hal yang tidak diinginkan.

IIC merupakan salah satu turnamen bergengsi dan diikuti tim-tim terbaik di Indonesia. Di Palembang ada empat klub yang akan bertanding, yaitu Sriwijaya FC, Persija Jakarta, PSPS dan Persita Tangerang. Tentunya turnamen bergengsi seperti ini, perlu pengamanan yang ketat, karena itulah kita siapkan sebanyak 500 personil keamanan, ujar Faisal kepada GOAL.com Indonesia, Senin (3/12).

Faisal mengatakan, 500 personil keamanan ini, akan disebar di sudut-sudut tribun, di pinggir lapangan serta luar stadion. Tempat-tempat yang dinilai rawan terjadi kerusuhan, akan menjadi prioritas.

Petugas keamanan juga akan memeriksa penonton yang akan masuk ke dalam stadion. Semua akan diperiksa secara ketat di pintu masuk, sehingga para penonton tidak bisa membawa benda-benda tajam ke dalam stadion. Petugas juga akan menjaga agar tidak ada penonton yang masuk menggunakan atribut suporter serta membawa alat-alat untuk mendukung Sriwijaya FC, ujarnya.

Dengan cara seperti ini, Faisal optimis semua laga IIC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, bisa berjalan lancar, aman dan terkendali. Sehingga harapan dari Sriwijaya FC untuk sukses menjadi tuan rumah dan sukses menjadi juara grup, bisa tercapai.

Sementara itu untuk tiket yang disiapkan saat pertandingan, Faisal mengatakan pihaknya akan mencetak sebanyak 15 ribu lembar tiket untuk pertandingan Sriwijaya FC, baik saat menghadapi PSPS Pekanbaru, Persija Jakarta maupun Persita Tangerang.

Kita akan cetak sebanyak 15 ribu lembar tiket, yang terbagi untuk tribun VVIP, VIP, tribun barat serta tribun timur, sementara untuk tribun Utara dan selatan tidak dicetak tiket, karena kedua tribun ini ditutup, kata Faisal.

Dirincikan Faisal untuk harga tiket VVIP Rp50.000, VIP Rp40.000, tribun barat atas Rp30.000 dan tribun timur Rp20.000. (gk-42)


Via: Amankan Laga IIC, Sriwijaya FC Siapkan 500 Personil Keamanan

Johanes Nabar, Pemain Mungil Dari Sentani

Persidafon Dafonsoro - (GOAL.com/Dominggus A Mampioper)
Dominggus A Mampioper

LIPUTAN DOMINGGUS A MAMPIOPER DARI JAYAPURA
Johanes Nabar, pemain kelahiran 14 September 1991, ini memang produk asli klub Paradise FC Sentani. Karirnya sepakbolanya diawali dengan bermain futsal dan sekaligus sepakbola. Hengkangnya Ferinando Pahabol dan Patrick Wanggai ke Persipura membuat peluangnya terbuka untuk menggantikan posisi kedua pemain anyar itu. Prestasinya di PON XVIII 2012 di Riau terbilang lumayan karena telah mengoleksi sebanyak lima gol sebagai top skor.

Kebetulan postur tubuh dari Johanes Nabar adalah 156 cm, hanya terpaut satu sentimeter dari Pahabol yang juga memiliki tinggi badan hanya 157 cm. Sedangkan Lukas Mandowen juga pemain mungil dari Persipura dengan tinggi badan 162. Pemain Papua lainnya yang bertubuh mungil adalah Oktovianus Maniani yang memiliki tinggi badan 159 sentimeter saja.

Ini berarti dari keempat pemain mungil asal Papua, jelas Johanes Nabar paling pendek, sedangkan Lukas Mandowen tertinggi, kata Ferdinando Fairyo, mantan pelatih PON XVIII Cabang Sepakbola Papua di Riau, 2012, itu kepada GOAL.com Indonesia, Senin (3/12).

Ditambahkan, kalau dari segi usia Lukas Mandowen paling senior, yakni kelahiran Jayapura, 6 April 1989, sedangkan Ferinando Pahabol kelahiran Yahukimo, 16 Januari 1990 dan Okto Maniani, kelahiran Jayapura, 10 Oktober 1990.

Menurut Fairyo, sebagai mantan pelatih Johanes Nabar di PON, pemain ini punya peluang untuk mampu menyamai rekan-rekan pemain mungil lainnya termasuk Andik Vermansyah.

Asal saja ada peluang dan kesempatan serta menambah jam terbang, kata Fairyo seraya mengatakan, pemain ini staminanya luar biasa dan tidak egois jika ada temannya yang memiliki peluang pasti akan diumpan.

Prestasi Nabar bagus karena menjadi top skorer di PON XVIII 2012 Riau dengan torehan lima gol. Johanes Nabar juga pernah ikut TC PSSI U-22, namun akhirnya kembali ke Jayapura. Kehebatan Johanes Nabar nanti akan teruji saat Persidafon ikut berlaga di Inter Island Cup (IIC) 2012 pada babak penyisihan di Bandung. Saat melawan tim Madura United, di IIC 2012, Johanes Nabar mampu mencetak gol.

Mantan pelatih tim PON Papua Nando Fairyo merasa bahagia karena para pemain jebolan PON Papua banyak yang dilirik dan juga terpilih membela tim nasional. Yohanes Nabar sendiri termasuk pencetak gol terbanyak di sepakbola PON 2012 di Riau. Dia mengoleksi sebanyak lima gol. Kemampuan skill individu yang mumpuni membuatnya menjadi salah satu ikon tim PON Papua yang akan meraih sukses.

Nabar pemain yang komplet, punya kecepatan dan teknik bagus, kata Ferdinando Fairyo seraya berharap Persidafon tak rugi mengambil pemain mungil ini dalam skuat Persidafon. Biar pun Pahabol dan Patrich Wanggai pergi masih ada Nabar dan Ronald Setmob.

Dia berharap Johanes Nabar akan menjadi masuk ke dalam skuat Persidafon dalam ISL 2013/13 mendatang dan tidak tertutup kemungkinan Jacksen F. Tiago bisa juga meliriknya masuk Persipura musim mendatang. (gk-34)


Via: Johanes Nabar, Pemain Mungil Dari Sentani

Pindah Tim pun Vettel Akan Sukses


Getty Images/Alexander Klein

Jakarta - Bersama tim Red Bull, Sebastian Vettel tampil dominan di tiga edisi terakhir GP F1. Andai kelak pindah ke tim lain, pebalap asal Jerman itu diyakini bakal mampu terus memetik kemenangan.

Vettel mencatatkan diri sebagai peraih hat-trick juara GP F1 termuda usai menjadi juara F1 di musim 2012. Ia meraih gelar itu saat berusia 25 tahun 145 hari.

Kendati sudah membuktikan kemampuan dengan meraih tiga gelar juara dunia secara beruntun, nyatanya ada juga yang meragukan potensi Vettel.

Vettel yang dianggap beruntung karena mendapatkan mobil yang cepat, lantas ditantang untuk membuktikan diri dengan mobil yang lebih pelan bersama tim lain.

Mantan juara dunia F1 asal Australia, Niki Lauda, menyatakan keyakinannya bahwa Vettel bakal terus memetik kemenangan andai pindah tim kelak. Hal itu seperti yang dilakukannya saat memutuskan pindah dari Ferrari tahun 1978 silam.

"Pada akhirnya dia (Vettel) akan pindah ke tim lain. Itu normal, seorang pemain ski mengganti papan skinya setiap tahun, jadi Anda harus mengganti mobil (tim) setidaknya sekali dalam sejarah Anda," jelas Lauda dikutip dari CNN.

"Saya mengganti mobil balap saya tiga atau empat kali dalam karier dan tetap meraih kemenangan. Dia (Vettel) pasti akan melakukan hal yang sama," imbuh pebalap yang pernah meraih gelar juara dunia bersama Ferrari dan McLaren itu.



Via: Pindah Tim pun Vettel Akan Sukses

Sunday, December 2, 2012

Terkait Manuver Vettel di Brasil, Alonso Nilai Langkah Ferrari Sudah Tepat


AFP/JOSE JORDAN

Valencia - Pebalap Ferrari Fernando Alonso menilai timnya sudah mengambil langkah yang tepat dengan meminta klarifikasi ke FIA, terkait manuver Sebastian Vettel ketika melewati Jean-Eric Vergne di GP Brasil.

Beberapa hari setelah Vettel memastikan gelar juara dunia F1 musim 2012 dalam balapan di Interlagos, Ferrari meminta klarifikasi resmi dari FIA menyoal munculnya tayangan video yang mengindikasikan manuver pebalap Red Bull itu ilegal.

Tindakan Ferrari itu menuai cibiran dari sebagian kalangan mengingat jika Vettel dinyatakan bersalah dan mendapatkan penalti, maka pihak yang diuntungkan adalah Alonso.

Pada prosesnya, FIA memberikan klarifikasi bahwa manuver yang dilakukan Vettel dilakukan di bawah sinyal bendera hijau sehingga tidak melanggar peraturan. Keterangan itu juga telah diterima 'Kuda Jingkrak'.

Alonso sendiri sebelumnya tidak banyak melontarkan pernyataan seputar hal tersebut, kendati ia kini menilai bahwa tindakan Ferrari di dalam hal tersebut sudah amat tepat demi meluruskan kontroversi yang telah merebak.

"Ada banyak klip video di internet dan kami tahu fans kami bertanya-tanya minta penjelasan, sehingga Ferrari sudah tepat untuk meminta klarifikasi dari Federasi," katanya dalam acara Ferrari World Finals di Valencia yang dikutip Autosport.

"Kami mendapatkan jawaban dan saya pikir kini semua sudah puas. Saya tidak banyak menaruh perhatian ke insiden ini, tapi saya merasa kami berutang jawaban ke fans," imbuhnya.

Pebalap Spanyol itu pun menepis adanya kritik dari sebagian kalangan kepada dirinya maupun Ferrari akibat adanya kasus tersebut.

"Sejujurnya saya tak tertarik kepada opini tentang diri saya, di (media) Jerman atau di manapun. Yang saya tahu adalah orang-orang yang bertemu saja di jalanan biasanya memeluk saya dan menyebut saya gladiator atau samurai," lugas Alonso.




Via: Terkait Manuver Vettel di Brasil, Alonso Nilai Langkah Ferrari Sudah Tepat