Sunday, December 2, 2012

Terkait Manuver Vettel di Brasil, Alonso Nilai Langkah Ferrari Sudah Tepat


AFP/JOSE JORDAN

Valencia - Pebalap Ferrari Fernando Alonso menilai timnya sudah mengambil langkah yang tepat dengan meminta klarifikasi ke FIA, terkait manuver Sebastian Vettel ketika melewati Jean-Eric Vergne di GP Brasil.

Beberapa hari setelah Vettel memastikan gelar juara dunia F1 musim 2012 dalam balapan di Interlagos, Ferrari meminta klarifikasi resmi dari FIA menyoal munculnya tayangan video yang mengindikasikan manuver pebalap Red Bull itu ilegal.

Tindakan Ferrari itu menuai cibiran dari sebagian kalangan mengingat jika Vettel dinyatakan bersalah dan mendapatkan penalti, maka pihak yang diuntungkan adalah Alonso.

Pada prosesnya, FIA memberikan klarifikasi bahwa manuver yang dilakukan Vettel dilakukan di bawah sinyal bendera hijau sehingga tidak melanggar peraturan. Keterangan itu juga telah diterima 'Kuda Jingkrak'.

Alonso sendiri sebelumnya tidak banyak melontarkan pernyataan seputar hal tersebut, kendati ia kini menilai bahwa tindakan Ferrari di dalam hal tersebut sudah amat tepat demi meluruskan kontroversi yang telah merebak.

"Ada banyak klip video di internet dan kami tahu fans kami bertanya-tanya minta penjelasan, sehingga Ferrari sudah tepat untuk meminta klarifikasi dari Federasi," katanya dalam acara Ferrari World Finals di Valencia yang dikutip Autosport.

"Kami mendapatkan jawaban dan saya pikir kini semua sudah puas. Saya tidak banyak menaruh perhatian ke insiden ini, tapi saya merasa kami berutang jawaban ke fans," imbuhnya.

Pebalap Spanyol itu pun menepis adanya kritik dari sebagian kalangan kepada dirinya maupun Ferrari akibat adanya kasus tersebut.

"Sejujurnya saya tak tertarik kepada opini tentang diri saya, di (media) Jerman atau di manapun. Yang saya tahu adalah orang-orang yang bertemu saja di jalanan biasanya memeluk saya dan menyebut saya gladiator atau samurai," lugas Alonso.




Via: Terkait Manuver Vettel di Brasil, Alonso Nilai Langkah Ferrari Sudah Tepat

La Nyala Mattalitti Harapkan Pemerintah Ambil Keputusan

La Nyalla Mattalitti - Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI)
Ist

LIPUTAN NINA RIALITA DARI MEDAN
Ketua umum PSSI hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Ancol La Nyalla Matalitti berharap pemerintah segera bersikap soal situasi sepakbola Indonesia. Terutama, pascakegagalan timnas Indonesia PSSI Djohar Arifin di AFF Suzuki Cup 2012 di Kuala Lumpur.

Hal ini disampaikannya di sela-sela menghadiri launching Skuat PSMS Medan versi Indra Sakti Harahap yang akan berlaga di Divisi Utama, di Istana Maimon, Minggu (2/12) malam WIB.

La Nyalla enggan banyak berkomentar hasil akhir timnas Indonesia yang kalah 2-0 dari Malaysia dan pulang lebih awal dari AFF.

"Saya tidak mau berkomentar soal itu. Biar masyarakat Indonesia yang menilai. Yang pasti, KLB Ancol itu sudah menyodorkan 15 pemain ISL dan pelatih Alfred Riedl, ditolak sama mereka," ungkapnya kepada GOAL.com Indonesia.

Dia juga mengurai, pihaknya sempat terpaksa melarang pemain membela timnas, lantaran PSSI mendekati pemain untuk membela timnas, tapi tidak membereskan soal klub.

"Maunya diselesaikan dulu masalah klub. Di kita ada 32 klub yang di-suspend mereka [PSSI Djohar], cabut dulu suspend-nya, baru kami kasih pemain. Masaknya ibarat, bapak dan ibunya dimasukkan ke tahanan, anaknya dibawa jalan-jalan," tuturnya.

"Saya pernah juga tawarkan ke mereka tim yang saya biayai sendiri. Kemudian saya serahkan untuk membela Indonesia kalau mau diuji. Kita ajak tanding timnas Djohar, tapi mereka enggak mau," timpalnya.

Dengan kondisi saat ini, La Nyalla mengatakan timnasnya yang dilatih Alfred Riedl tetap jalan.

"Masak iya sudah begini hasilnya timnas masih mau dua? Ini tugasnya pemerintah harus mengerti dan mengambil keputusan. Hasil MoU antara saya, pihak Djohar, dan AFC menyuruh kita mengadakan kongres tapi mereka tidak mau sampai detik ini. Padahal, kalau kongres saja semua selesai," tambahnya.

JC Pihak KPSI Paling Siap Penggabungan Liga

Anggota Joint Committee (JC), Hinca Panjaitan menegaskan, pihaknya paling siap menjalankan hasil MoU di Kuala Lumpur.

"JC baik-baik saja. Tapi JC dari pihak Djohar Arifin banyak yang WO. Belum apa-apa sudah WO, narik diri dan mengibarkan bendera putih," tegasnya di sela-sela launching skuat PSMS Divisi Utama PT Liga Indonesia.

Menurutnya, dengan kondisi ini sudah menggambarkan JC dari pihak KPSI yang paling siapp menjalankan hasil MoU dengan AFC di Kuala Lumpur.

"Seperti yang tertuang di MoU, penggabungan liga 2014 dan sementara liga dibiarkan berjalan sendiri-sendiri. Yang paling siap itu kami," tegasnya.

"Kami optimis itu penggabungan liga. Tapi waktu itu [rapat dengan AFC]. Kami usulkan 2015 adalah waktu yang ideal untuk penggabungan liga," timpalnya.

Menyinggung soal kongres PSSI KLB Ancol, 8 Desember 2012, menurutnya, membahas program kerja PSSI pimpinan La Nyalla yang sudah berjalan satu tahun.

"Tolong dipahami, pimpinan La Nyalla hasil KLB Ancol, sudah berjalan satu tahun. Jadi kewajiban utama Pak La Nyalla adalah menyelenggarakan kongres tahunan yang dibahas program," bebernya.

PSSI La Nyalla, lanjutnya dari tahun ke tahun punya agenda jelas.

"Inter Island Cup, kemudian datang kemari [launching PSMS]. Nanti kongresnya tinggal merapikan saya program kerjam Ini organisasi yang paling teratur, paling lengkap sesuai statuta," tuturnya. (gk-38)


Via: La Nyala Mattalitti Harapkan Pemerintah Ambil Keputusan

Aspac Sapu Bersih Seri I


NBL Indonesia

Bandung - Dell Aspac Jakarta membuktikan diri sebagai salah satu tim yang paling berbahaya pada Speedy NBL Indonesia 2012/2013. Mereka menyapu bersih semua pertandingan di Seri I.

Pada pertandingan kelimanya di GOR C-Tra Arena, Bandung, Minggu (2/12/2012), Aspac menghadapi Garuda Kukar Bandung. Di kuarter pertama, mereka memimpin 19-10.

Memasuki kuarter kedua, Aspac makin menjauh. Mereka berhasil menambahkan 19 angka, sementara Garuda cuma membalas 13 angka.

Performa Garuda mulai menurun di kuarter ketiga. Sebaliknya, pemain-pemain Aspac seperti Andakara Prastawa dan Pringgo Regowo semakin panas. Kombinasi kedua pemain ini menghantam Garuda dari luar dan dalam. Aspac pun unggul jauh 61-32.

Aspac menyempurnakan kemenangannya di kuarter pamungkas. Dengan tambahan 13 poin lagi, mereka menang meyakinkan 74-35.

Pringgo jadi pencetak poin terbanyak untuk Aspac dengan 23 poin, disusul Prastawa dengan 13 poin. Sementara di kubu Garuda, hanya Hendru Ramli yang mencetak dua digit, dengan donasi 12 poin.

Hasil lain:
Tonga BSC Jakarta 49-62 NSH GMC Riau
Stadium Jakarta 52-66 CLS Knights Surabaya
Satya Wacana LBC Angsapura Salatiga 57-60 Pacific Caesar Surabaya





Via: Aspac Sapu Bersih Seri I

Abdulrahman Gurning Pilih 25 Pemain Lokal

Abdulrahman Gurning - Gresik United (GOAL.com/Hamzah Arfah)
Hamzah Arfah

LIPUTAN NINA RIALITA DARI MEDAN
Pelatih kepala PSMS versi ketua umum Benny Sihotang, Abdulrahman Gurning, menuntaskan proses seleksi pemainnya. Sebanyak 25 pemain lokal, resmi dipilihnya untuk digadang memperkuat PSMS.

Dari 25 pemain ini, ada sembilan pemain sudah terima tanda (sepuluh persen nilai kontrak) jadi, yakni Donny Fernando Siregar, Zulkarnain, Yuda Andika, Ari Yuganda, Saktiawan Sinaga, Romi Agustian, Jecky Pasarela, Irwanto dan Novi Handriawan, kemudian satu pemain baru saja deal nilai kontrak, namun belum tanda tangan kontrak, yakni Markus Haris Maulana. Ini berarti akan ada 15 pemain lainnya yang harus melalui proses negosiasi.

Pemain-pemain ini terpilih dari 47 pemain yang sudah mengikuti seleksi sejak sepekan terakhir. Setidaknya ada empat pemain eks PON Sumut di Riau 2012, yang berhasil masuk jajaran skuat senior, yakni Safri Koto, Ade Irawan, Edy Syahputra dan Bambang Harianto. Pemain-pemain ini, jika sepakat dalam negosiasi, akan segera alih status dari amatir ke profesional.

Selain 15 pemain baru yang terpilih dari seleksi, Gurning juga memutuskan mengambil delapan orang untuk ditempatkan sebagai pemain magang. Sayangnya, satu di antaranya, Wiganda Pradika, eks wing-back PSMS ISL musim lalu. Sejatinya Wiganda yang alumni PSMS U-21 ini sudah alih status dari amatir ke profesional dan sudah beberapa kali memperkuat PSMS di ISL musim lalu.

Ketua umum PSMS Benny Sihotang menjelaskan akan segera mengikat para pemain lewat prakontrak, setelah melewati proses negosiasi. Prakontrak ini akan dilakukan Senin (3/12).

Para pemain-pemain ini [15 plus delapan pemain magang] akan dinegosiasi dulu, Kalau gagal di negosiasi kita terpaksa mencari lagi," ujarnya kepada GOAL.com Indonesia.

Khusus untuk kiper Markus Haris Maulana, lanjut Benny, pembicaraan soal nilai kontrak sudah tercapai. Pihaknya akan melakukan tahap prakontrak dengan membayarkan sepuluh persen dari nominal kontrak yang disepakati, di hari yang sama, Senin.

Sementara itu, format rekonsiliasi kedua kubu PSMS masih jauh dari harapan. Hasil pertemuan Benny Sihotang dan Indra Sakti Jumat malam, yang menghasilkan format baru untuk penggabungan kepengurusan PSMS ditolak mentah-mentah oleh jajaran pengurus kedunya. Format yang ditawarkan memang terdengar aneh, yakni ada dua ketua umum yang menaungi satu kepengurusan.

"Saya diajak Bang Indra bertemu tadi malam [Jumat]. Membicarakan lagi penyatuan PSMS. Karena memang kami masih terganjal di ketua umum makanya usulan itu lahir. Dua ketua umum dalam satu kepengurusan. Nantinya kami mencari figur tidak dari keduanya. Tapi saat saya bawa dalam rapat usulan itu ditolak pengurus saya karena melanggar AD/ART," kata Benny usai rapat Sabtu (1/12) di mess Kebun Bunga.

Gara-gara penolakan usulan tersebut, Benny pesimis rekonsilisasi berjalan, karena masing-masing klub sudah punya tim dan memilih kompetisi sendiri, Indra Sakti ke PT Liga, Benny ke LPIS. Apalagi, kubu Indra Sakti akan melaunching tim, Minggu (2/12) sore. Namun, dia akan memformat ulang usulan ke kubu Indra Sakti, semisal menawarkan posisi wakil ketua umum maupun ketua harian. Pun demikian, dirut PD Pasar Kota Medan ini menambahkan akan kembali menggelar rapat atas permintaan kubu Indra Sakti, Senin, sekitar pukul 16.00 WIB di Kebun Bunga.

Proses rekonsiliasi ini merupakan permintaan PT Liga kepada kubu Indra Sakti, agar pihaknya tetap merangkul PSMS Benny Sihotang.

Dalam proses verifikasi klub, PT Liga meminta ke kami dalam beberapa item yang harus kami jalankan, adalah tetap berusaha merangkul PSMS-nya Bang Benny. Kami masih berusaha, masih belum ada keputusan, tapi akan terus diusahakan, timpal Indra Sakti. (gk-38)

Skuat Gurning:

Kiper: Yudha Andika, Markus Haris Maulana, Dede Pranata.

Bek: Ari Yuganda, Romy Agustiawan, M.Abdi, Erwinsyah Hasibuan, Irwanto, Novi Handriawan, Ade Irawan, Sugiono.

Gelandang: Donny F Siregar, Ahmad Junaidi, Heri Suwondo, Zulkarnain, Juanda Mahyadi, M.Antohy, Ade Chandra, Putra, Edy Syahputra.

Penyerang: Saktiawan, Jecki Pasarella, Anton Irawan, Safri Koto, Bambang Harianto.


Via: Abdulrahman Gurning Pilih 25 Pemain Lokal

Saturday, December 1, 2012

Sulung Giwa Rajai Dua Kelas Paling Bergengsi


detikSport/Okdwitya Karina S

Yogyakarta - Sulung Giwa tampil dominan pada seri terakhir Yamaha Cup Race 2012 dengan keluar sebagai juara di kelas Bebek 4T 125 cc Tune Up Seeded (MP1) dan Bebek 4T 115 cc Tune Up Seeded (MP2).

Di kelas MP1, pebalap Yamaha Andy Speed NHK FDR SS itu mengumpulkan total 45 poin hasil dua kali race. Di race pertama, Sulung, finis di posisi kedua dan pertama di race yang kedua.

Posisi runner-up dihuni oleh Anggi Permana dengan koleksi nilai yang sama. Pebalap Yamaha Yamalube FDR KYT Trijaya ini memenangi race pertama dan berada di belakang Sulung di race kedua.

Pebalap tuan rumah Yoga Adi dari tim Yamaha Yamalube KYT 3M FDR RDLTM di posisi ketiga dengan koleksi poin 32. Rekan se-tim Anggi, M. Zaki harus puas di posisi keempat usai mengantongi 21 poin dan Tedy Permana melengkapi podium di posisi kelima dengan 15 poin.

Di kelas MP2, Sulung total mendominasi balapan. Pebalap yang berasal dari Surabaya ini berhasil memperoleh poin sempurna yaitu 50 dengan memenangi race pertama dan kedua.

"Saya senang sekali. Balapan malam sangat mengasyikkan, tantangan baru buat saya," girang Sulung dalam pesan singkatnya kepada DetikSport.

"Balapan malam membutuhkan konsentrasi ekstra dan settingan motor juga perlu diubah karena berbeda karakter dengan balapan siang," imbuh dia.

Tampil di posisi kedua adalah pebalap Hatta Rajasa ST Ardhi Satya Sadarma dengan koleksi 30 poin diikuti oleh pebalap Pare-Pare, Sulawesi Selatan yakni Herman Bas, yang membela tim FDR NHK Zakir RT Pare-Pare dengan satu poin lebih sedikit.

Dua pebalap Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melengkapi podium. Yoga Adi (Yamaha Yamalube KYT 3M FDR RDLTM) menempati posisi keempat dengan 27 poin dan Sigit PD (Yamaha Yamalube TDR FDR NHK Yonk Jaya) yang memperoleh 26 poin.

Di nomor pemula didominasi oleh Riko Pranata asal Purwodadi, Jawa Tengah. Riko, yang membela tim Rafa Binar KT Racing menjuarai kelas Bebek 4T 125cc Tune Up (MP3) dan Bebek 4T 115cc Tune Up (MP4).

Tony Rahmawan (Yamaha TDR YSS Comet NHK) dan Galang Hendri (Yamaha Yamalube TDR FDR NHK Yonk Jaya) berada di urutan tiga besar kelas MP3. Di belakangnya dihuni R Fadil dari tim Waloja NHK ASMD FDR BKMS dan Wiby Sakti yang memperkuat Yamaha Yamalube FDR KYT Trijaya.

Sementara di kelas MP4, Riko kembali tampil sebagai runner-up diikuti oleh Ahmad David (Dina Putra Sniper FOBM) di peringkat ketiga. Bagus Saputra asal Kalimantan Tengah dari tim Gandasari HRP RT menempat urutan empat di depan Rheza Danica dari DIY.

Juara pertama di kelas Bebek 4T 110 cc STD Pemula (MP6) menjadi milik pebalap Makassar Urfar Farid (Yamaha Yamalube Rextor NHK Adi). Di posisi runner-up diperoleh Irvan Riyadoh (Hamzah GMG RT) dan Dito Tesar Ibnu dari tim DBT MKS GIGI Cyclub. Bima SN (Besuki Beton) dan Andi Rehil Bausad (Sarlin Motor Bone Makassar) menjejak podium kelima.



Via: Sulung Giwa Rajai Dua Kelas Paling Bergengsi

Suharno Akui Kekuatan Persib Bandung

Gresik United (GOAL.com/Hamzah Arfah)
Hamzah Arfah

LIPUTAN FAHRI RAYYANA DARI SURABAYA
Usai dikalahkan tuan rumah Persib Bandung 2-0, Sabtu (1/12) petang WIB, di babak penyisihan Grup B turnamen pramusim Inter Island Cup (IIC) 2012, pelatih kepala Gresik United Suharno langsung menjagokan tim berjuluk Maung Bandung tersebut bakal keluar sebagai juara.

Selamat buat Persib. Pertandingan kali ini, memberikan pelajaran tersendiri bagi kami. Sebab dengan begini, kami menjadi tahu bagaimana menghadapi kekuatan Persib saat ISL [Indonesia Super League] nanti. Bagi saya pribadi, kalah atau menang itu sudah biasa dalam sebuah pertandingan, ujar Suharno kepada GOAL.com Indonesia.

Lebih lanjut, mantan pelatih Arema musim lalu tersebut menilai. Dua gol yang bersarang di gawang tim asuhannya, lebih dikarenakan para pemainnya kurang konsentrasi dan disiplin, dalam menjaga setiap pergerakan para pemain Persib.

Terjadinya gol [dari para pemain Persib] sendiri, lebih dikarenakan anak-anak kurang konsentrasi dan disiplin, dalam menjaga setiap pergerakan lawan. Terus terang kita lengah dan kecolongan, jelasnya.

Meski menderita kekalahan, Suharno tak mau menyalahkan skuatnya pada laga kali ini. Ia menyatakan, bila para pemainnya sudah bermain cukup baik. Hanya saja, skuat Persib memang memiliki kualitas untuk memenangi pertandingan kali ini.

Tapi saya rasa, anak-anak sudah bermain cukup bagus, hanya saja Persib mampu bermain lebih bagus dan memang layak untuk menang. Jadi kita ambil hikmahnya saja, sebagai bekal lawan mereka di kompetisi nanti, tutur Suharno.

Ia juga tak ragu menempatkan anak asuh Jajang Nurdjaman tersebut, bakal merengkuh trofi IIC 2012. Sebab, menurut Suharno, Persib musim ini memiliki skuat yang lengkap dengan didukung para pemain berkualitas di setiap lini.

Bagaimana pun, Persib saya rasa sudah menjadi tim yang komplet. Karena mereka mempunyai pemain berkualitas di setiap lini, sehingga mereka layak menjadi calon juara Inter Island Cup kali ini, aku Suharno.

Dalam pertandingan tersebut, gawang Gresik United yang dikawal Agung Prasetyo berhasil dibobol dua punggawa impor Persib dari daratan Asia. Satu gol dari pemain asal Arab Saudi Naser Al Sebai, dan satu gol lainnya hasil lesakan striker asal Jepang Kenji Adachihara yang sebelumnya bermain untuk Persiba Balikpapan.

Ini pelajaran buat kita. Ajang pramusim ini kan fungsinya untuk evaluasi tim, sebelum bergulirnya kompetisi. Jadi kami tak menitik beratkan pada hasil, tapi membaca kekuatan lawan guna menerapkan strategi saat kompetisi berlangsung, pungkasnya.

Melawan Persib, beberapa pilar Gresik United juga tak sempat dimainkan Suharno. Mereka adalah Hery Prasetyo (penjaga gawang), Wismoyo, Ardan Aras, April Hadi dan Ahmad Sembiring Usman. Sementara Risky Novriansyah yang sebelumnya bergabung bersama Sriwijaya FC sudah dimainkan, saat menggantikan posisi Matsunaga Shohei yang bermain kurang maksimal. (gk-43)

Starting Line-up Gresik United Kontra Persib Bandung:

Agung Prasetyo (gk); David Faristian, Sasa Zecevic, Park Chul Hyung, Supandi; Kacung KM, Gustavo Chena, Matsunaga Shohei, Siswanto, Dirga Lasut; Aldo Barreto.


Via: Suharno Akui Kekuatan Persib Bandung

Krishnasamy Rajagopal: Ini Proses Pembelajaran Buat Media

Rajagopal - Malaysia
GOAL.com

OLEH HAPPY SUSANTO Ikuti @hpysusanto di twitter
Pelatih Malaysia Krishnasamy Rajagopal mengaku senang dengan keberhasilan timnya mengalahkan Indonesia 2-0 di laga pamungkas Grup B AFF Suzuki Cup 2012 di Stadion Bukit Jalil, Sabtu (1/12) malam WIB.

Dua gol Harimau Malaya dicetak Azammuddin bin Mohd Akil dan Mahali Jasuli di babak pertama. Dengan hasil ini, Malaysia melaju ke babak semi-final dengan status runner-up, menemani Singapura, yang di saat bersamaan menang 4-3 atas Laos.

Malaysia akan menghadapi Thailand di babak empat besar, sementara Singapura bersua Filipina.

Rajagopal mengakui pertandingan lawan Indonesia terbilang tidak mudah. Ia menyebut kunci kemenangan timnya adalah bisa mencetak gol lebih dahulu kemudian melakukan keseimbangan tim agar bisa mempertahankan keunggulan hingga akhir laga.

"Ini adalah pertandingan yang sulit. Kami mengawali laga dengan bagus. Dua gol yang kami cetak sungguh sangat penting karena Indonesia berusaha menekan sepanjang pertandingan," ujar Rajagopal dalam sebuah konferensi pers usai pertandingan.

"Saya katakan kepada anak-anak saat jeda, kalau kita bisa mencetak gol lagi, maka kita bisa 'membunuh' pertandingan. [Pertahanan] kami begitu terbuka sehingga saya memasukkan Gary [Steven Robbat] untuk menstabilkan pertahanan."

"Ini bukan kemenangan yang mudah, tapi yang penting adalah kami menang."

"Saya melakukan start dengan Wan Zack [Haikal bin Wan Noor] di sisi kiri karena kami kehilangan [Subramaniam] Kunanlan karena cedera. Tapi, kondisi itu berubah setelah 25 menit. Dua pemain [Wan Zack dan Azammuddin] menunjukkan penampilan lebih konsisten setelah pergantian."

Rajagopal kemudian menyatakan, kemenangan ini adalah proses pembelajaran kepada media karena selama ini kerap memberitakan hal-hal negatif tentang timnya.

"Ini juga proses pembelajaran untuk jurnalis karena Anda banyak menulis hal-hal negatif tentang tim. Kritik dan kritik. Kalau konstruktif tidak apa-apa, bagus buat kami. Di akhir hari ini, saya tidak menyesal karena saya senang bisa melakukan sesuatu untuk sepakbola Malaysia," ujar Rajagopal mengakhiri.




Via: Krishnasamy Rajagopal: Ini Proses Pembelajaran Buat Media